Tugas Biologi

FOTOSINTESIS

Tumbuhan yang ada di sekitar kita adalah organism autotrof. Masih ingatkah kalian, apa yang dimaksud dengan organisme autotrof? Organisme autotrof adalah organism yang dapat membuat makanannya sendiri. Bagaimana tumbuhan membuat makanannya sendiri? Dalam bab ini kita akan membahasnya.
Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri dengan cara berfotosintesis. Apakah yang dimaksud dengan fotosintesis? Fotosintesis adalah proses pembentukan bahan – bahan organik seperti gula atau karbohidrat dari bahan – bahan anorganik, seperti karbondioksida dan air dengan bantuan cahaya. Jadi dalam proses fotosintesis, bahan baku yang diperlukan adalah karbondioksida (CO2), air, sedangkan hasilnya adalah glukosa dan oksigen.

Proses fotosintesis berlangsung pada tumbuhan yang memiliki zat hijau daun bernama klorofil yang tersimpan dalam kloroplas. Pada proses fotosintesis klorofil berfungsi mengubah energy cahaya menjadi energy kimia. Pada tumbuhan yang berdaun hijau, Klorofil menjadi zat warna yang paling dominan, sedangkan pada tumbuhan yang berdaun bukan hijau, klorofil bukan menjadi zat warna atau pigmen yang paling dominan, tetapi tetap memiliki klorofil dengan jumlah yang tidak banyak.
Kloroplas adalah organel bermembran dua yang di dalamnya terdapat cairan mengandung enzim disebut stroma. Di dalam stroma terdapat bangunan yang berbentuk lempengan bulat., seperti seperti cakram yang mengandung klorofil disebut tilakoid dan tumpukan dari tilakoid disebut grana.

Menurutmu, pada organ bagian tumbuhan manakah proses fotosintesis berlangsung? Hal ini tentunya berkaitan dengan paling banyak organ tumbuhan mengandung klorofil? Biasanya, klorofil paling banyak terdapat di daun. Di daun Di daun terdapat jaringan yang paling banyak mengandung klorofil yang disebut jaringan parenkim. Jaringan parenkim ada 2 jenis, yaitu sebagai berikut :
 Parenkim palisade atau parenkim tiang, jaringan ini terdiri dari sel-sel berbentuk panjang dan rapat. Oleh karena itu, disebut parenkim tiang Di jaringan ini terdapat banyak klorofil, terdapat sedikit ruang udara antar sel yang berfungsi untuk meningkatkan penyerapan cahaya oleh klorofil.
 Parenkim Spons atau parenkim bunga karang. Jaringan ini terdiri dari jaringan berbentuk bulat tidak beraturan, memiliki klorofil lebih sedikit dari[ada parenlim palisade, dan memiliki ruang udara antarsel yang cukup besar, berfungsi untuk memudahkan difusi karbindioksida ke jaringan partenkim palisade tempat terjadinya fotosintesis.




Selain kita tahu fotosintesis berlangsung di daun, tentunya daun-daun memiliki memiliki jaringan yang mendukung untuk terjadinya proses fotosintesis. Jaringan apa sajakah itu?
Stomata adalah sel pada lapisan epidermis yang berfungsi sebagai tempat masuknya karbondioksida dan tempat keluarnya oksigen. Jadi stomata memiliki peranan sebagai tempat pertukaran gas. Setelah karbondioksida masuk, lalu berdifusi ke jaringan palisade yang akan melaksanakan proses fotosintesis.

Jaringan pengangkut, pada tulang daun terdapat jaringan pengangkut yang terdiri dari xylem (untuk mengangkut air dan garam mineral) dan floem (untuk mengangkut hasil fotosintesis). Dalam proses fotosintesis xylem mengangkut air dan garam mineral ke jaringan palisade dan floem mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

Setelah kita mengetahui tempat dan bahan yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis, sekarang kita akan mengetahui tahapan-tahapan fotosintesis.
Reaksi terang, pada tahapan ini, terjadi proses pemecahan molekul air (fotolisis) yang membutuhkan cahaya. Oleh karena itu, disebut reaksi terang. Reaksi ini terjadi pada grana.
Reaksi gelap, pada tahap ini terjadi pengikatan karbondioksida. Proses ini tidak membutuhkan cahaya. Oleh karena itu, disebut reaksi gelap. Reaksi ini terjadi pada stroma.
Faktor-faktor yang mempengaruhi fotosintesis adalah, sebagai berikut :
 Kandungan klorofil merupakan kandungan dari dalam yang mempengaruhi fotosintesis karena klorofil yang menangkap energi cahaya untuk fotosintesis.
 Kandungan karbondioksida sebagai bahan dasar proses fotosintesis.
 Kandungan air dalam tanah.
 Intensitas cahaya, semakin tinggi intensitasnya, semakin banyak energy yang terbentuk.
 Suhu, fotosintesi akan berlangsung maksimal jika lingkungan memiliki suhu optimal sekitar 15o-38oC.

VISI DAN MISI SMPN 1 JETIS

VISI
Bertaqwa, produktif, cinta lingkungan dan berdaya saing global

MISI:
1. mewujudkan insan yang cinta tanah air, beriman dan bertaqwa
2. mewujudkan lulusan yang terampil dan mampu berkarya
3. mewujudkan perilaku hidup sehat dan peduli lingkungan
4. mewujudkan prestasi dan kompetensi bertaraf internasional

MOTTO
Disiplin Jiwaku, Belajar Semangatku, Prestasi Cita-Citaku

"Sahabat Sejati"

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Sahabat Sejati adalah salah satu yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Sahabat Sejati akan selalu memotivasi dan membangkitkan kita manakala sedang terjatuh, membantu kita manakala sedang kesusahan dan memerlukan bantuan, mengingatkan kita manakala kita salah dalam melangkah. Dengan sahabat sejati, kita pun akan lebih leluasa untuk saling berbagi; berbagi cerita, berbagi duka, berbagi tawa, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi rahasia, dll.

Namun, alangkah sulitnya untuk mendapatkan sahabat sejati sebab di dunia yang fana ini terlalu banyak persahabatan dan/atau persaudaraan semu karena berdiri di atas pondasi yang rapuh, tolok ukur yang keliru, tolok ukur berupa kepentingan-kepentingan duniawi bahkan dibangun atas dasar kemaksiatan.

Dengan demikian, maka tak heran di zaman sekarang ini kita sering menemukan orang yang berteman/bersahabat hanya karena ada maunya saja dan/atau ketika dalam keadaan senang saja namun ketika keinginannya sudah tercapai dan/atau ketika temannya sedang dalam kesusahan maka tidak segan-segan dia meninggalkan temannya itu karena dianggap (secara duniawi) sudah tidak penting, tidak menguntungkan dan tidak memerlukannya lagi.

Lantas, bagaimanakah kita bisa mengukur persahabatan sejati itu?

Mari kita simak 12 Ciri-Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:
  1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;
  2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu;
  3. Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
  4. Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
  5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
  6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
  7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
  8. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
  9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
  10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
  11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
  12. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.
Nah.. apakah kita telah memiliki sahabat sejati seperti itu? Emh.. bukankah akan lebih baik jika kita introsfeksi diri dulu, apakah diri kita sendiri sudah layak disebut sahabat sejati?..


Sumber : http://www.ramdhan.co.cc/2010/04/sahabat-sejati-adakah.html#ixzz1Cxme5Szt


Video Lucu